Monday, 25 August 2014

Benarkah semut jepang adalah Semut ataukah Ulat hongkong?

semut jepang murah
Setelah sekian lama saya berjualan semut jepang,

(note: istilah "semut jepang" juga saya dapat dari seorang teman yang mendapatkan hewan ini dari seorang dokter dan beliau membeli dari dokter tersebut per ekor  50ribu, dan dokter tersebut membeli dari temannya yang dijepang. fiuh jauh banget dari harga yg saya terapkan yaitu 1000 per ekor, jadi semut jepang yang saya jual sangat friendly banget harganya ya, alias super murah, dan selalu ada bonusnya lagi. :D.
oh ya teman saya itu sebelumnya sakit komplikasi antara hernia, ginjal, dll sehingga badan sangat kurus kering, lemah dan tidak mampu berdiri, tetapi saat ini alhamdulillah segar bugar dan gemuk. kapan kapan saya foto beliau jika beliau berkenan. :D). Oh ya di Indonesia hewan ini juga dikenal sebagai Bubuk Jawa dan di Malaysia hewan ini dikenal sebagai Kumbang Mekkah.

Terbetik dihati saya untuk mempelajari lebih jauh tentang hewan ini.

Pertama yang saya ikuti adalah ciri ciri dari hewan semut jepang ini :
      ·         Berkaki 6, dengan ruas terdiri dari ruas kepala (head), leher (thorak)dan badan (abdomen). Ruas abdomen lebih besar.
·         Ukurannya kecil hanya beberapa milimeter
·         Pada sayapnya terdapat garis-galis lurus halus.
·         Bersayap tetapi tidak dapat terbang
·         Hidup berkelompok
·         Suka reproduksi
·         Bukan hewan kanibal
      ·         makanannya ragi

Sedangkan ciri ciri semut secara umum :
      ·    Tubuh semut terdiri atas tiga bagian, yaitu kepala, mesosoma (dada), dan metasoma (perut). 
      ·    Morfologi semut cukup jelas dibandingkan dengan serangga lain yang juga memiliki antena, 
      ·    kelenjar metapleural, dan bagian perut kedua yang berhubungan ke tangkai semut membentuk pinggang sempit (pedunkel) di antara mesosoma (bagian rongga dada dan daerah perut) dan metasoma (perut yang kurang abdominal segmen dalam petiole). Petiole yang dapat dibentuk oleh satu atau dua node (hanya yang kedua, atau yang kedua dan ketiga abdominal segmen ini bisa terwujud). 

Beberapa teman penjual semut jepang sering menulis pada blog atau websitenya bahwa hewan semut jepang adalah Polyergus Samurai, semut  polyergus samurai memang benar benar semut tapi secara fisik sama sekali berbeda dengan gambar semut jepang yang telah saya tampilkan diatas. berikut foto wajah polyergus samurai. Sedikit menyeramkan menurut saya, tapi untunglah wajah semut jepang lebih ganteng daripada mas polyergus samurai ini. hehehe
polyergus samurai tampak depan bukan semut jepang

polyergus samurai tampak samping bukan semut jepang


Ada 2 langkah yang saya lakukan saat mempelajarinya "Benarkah semut jepang adalah Semut ataukah Ulat hongkong?"  :
      ·   bertanya pada google       
      ·   bertanya kepada sepupu saya yang kebetulan seorang mahasiswi jurusan farmasi.

Dari diskusi dan belajar tersebut pikiran dan mata saya tertambat pada ulat hongkong atau Tenebrio Molitor yang kebetulan memiliki ciri ciri yang sangat mendekati semut jepang ini. perbedaannya hanyalah pada besarnya, kemampuan terbangnya, dan garis pada sayapnya. Semut jepang ukurannya lebih kecil, tidak bisa terbang dan garis pada sayapnya sangat halus dan tidak terlihat dengan mata telanjang. dan satu lagi semut jepang tidaklah sekeras ulat hongkong, semut jepang lebih rapuh dan lunak, jadi jangan khawatir hewan ini nantinya tidak akan diproses dengan baik oleh lambung anda hehehe....

ulat hongkong
Taxonomy dari serangga Tenebrio Molitor adalah sebagai berikut:
Kingdom               : Animalia (Animals)
Phylum                  : Arthropoda (Arthropods)
Class                      : Insecta (Insects)
Order                     : Coleoptera (Beetles)
Suborder               : Polyphaga (Water, Rove, Scarab, Longhorn, Leaf and Snout Beetles)
Superfamily           : Tenebrionoidea (Fungus, Bark, Darkling and Blister Beetles)
Family                   : Tenebrionidae (Darkling Beetles)
Subfamily              : Tenebrioninae
Tribe                      : Tenebrionini
Genus                    : Tenebrio (Mealworm beetles)
Species                  : Tenebrio molitor (yellow mealworm)

Sedangkan spesies dari genus tenebrio terdiri dari  ténébrion meunier, yellow mealworm alias ulat hongkong, dark mealworm, dan ténébrion obscur. (database|Common names of Insects in Canada|1999|05/06/2003).
Nampaknya spesies hewan yang dikenal sebagai semut jepang ini di tahun tersebut belum dikenal sehingga kita hanya bisa mengenali nama ilmiah dari sodara sodaranya yang masih berada dalam satu genus. ato klo dalam bahasa awam kita masih satu marga.

Baiklah karena melakukan penelitian laboratorium untuk sebuah spesies memakan puluhan juta rupiah, kita pelajari saja kandungan ilmiah dari spesies yang sangat mendekati ciri cirinya dengan hewan yang disebut semut jepang ini. yaitu ulat hongkong/yellow mealworm/Tenebrio molitor.

Oh ya, utk ulat hongkong sejauh ini pemakaian ataupun penelitian digunakan pada hewan.

Sedangkan semut jepang sudah dikonsumsi oleh manusia dan terbukti aman dan menyehatkan dari puluhan tahun yang lalu.

Sudah banyak testimoni yang datang kepada saya mengenai keberhasilan dalam kesembuhan penyakitnya setelah rutin dan disiplin meminum semut jepang ini. Tentu saja disertai kedisiplinan diri terhadap gaya hidup dan juga menjaga pola makan dan juga kemauan keras untuk sembuh.

Dan satu hal yang perlu juga digaris bawahi, apapun yg berlebihan pasti kurang baik. jadi pastikan anda meminumnya sesuai dosis yang kami anjurkan

Ok, kita kembali ke ulat hongkong yang sudah diteliti pada hewan tentang kandungan khasiatnya.

Peneliti luar negeri ,  
LI Yi-ran,JIANG Yu-xin,LI Chao-pin(Department of Human Parasitology Wannan Medical College,Wuhu,Anhui  menyatakan protein pada Tenebrio molitor adalah protein alami berkualitas tinggi, namun perkembangannya dan pemanfaatan terbatas dalam perawatan kesehatan

Yu Wei-wei1 Li Shi-min2 Liu Dong2 Yu Ruo-qian1 (1. College of Food and Biological Engineering, South China Univ. of Tech., Guan gzhou 510640, Guangdong, China; 2. Dept.of Applied Biological Engineering, Shenzhen Polytechnic, Shenzhen 5180 55, Guangdong, China) 
menyatakan setelah penelitian nya pada beberapa ekor tikus yang memiliki ketidak normalan fungsi lemak sebagian di berikan ekstrak ulat hongkong dan sebagian tidak, ternyata pada hari monitor ke 14 sistem tubuh pada tikus yang diberikan ekstrak ulat hongkong tersebut dapat mengkontrol lemaknya dengan baik

Yang Zhao-Fen; Lin Yue-Xin; Zhang Dong-Chi; Chen Yin-Shan(Bioengineering College of Fujian Normal University, Fuzhou 350007, China). 
menyatakan bahwa ulat hongkong mengandung enzim yang disebut hme atau hmes. dan hmes itu sendiri adalah Hepatic Microsomal Enzyme System yang berfungsi seperti antikoagulan atau anti pembekuan darah

XU Shi-cai  XI Zeng-jun  SHEN Xue-jian  AI Jia-le 
menyatakan bahwa ulat hongkong kaya kaya akan protein dan berbagai asam amino.

Hewan Tenebrio Molitor memiliki beberapa siklus fase kehidupan (metamorfosa). Mulai dari telur, lalu menetas menjadi larva (disebut ulat hongkong), setelah mencapai ukuran maksimal, larva akan berubah menjadi pupa atau kepompong, fase kepompong berkisar selama satu minggu hingga menjadi serangga dewasa Tenebrio Molitor. Sedankan fase larva pada semut jepang lebih lama dari ini.

Di luar Indonesia, larva ulat hongkong dikenal dengan nama Meal Worm atau Yellow Meal Worm. Ukuran panjang tubuh larva dewasa bisa mencapai 33 mm atau 3,3 centimeter dan berdiameter 3 mm. Larva akan berganti kulit sebayak 15 kali sebelum menjadi kepompong. (disisi lain Semut jepang tidak mengalami pergantian kulit kepompong sebanyak itu, dan larvanya sangatlah lunak)  Ulat hongkong ini sering dijadikan sebagai suplemen atau makanan utama pada hewan-hewan peliharaan baik dalam bentuk masih hidup maupun berbentuk pelet.
Pada burung hias dan burung kicau, ulat hongkong ini sangat dibutuhkan sebagai makanannya agar memiliki daya tarik dan kicauan yang khas. Jenis burung yang gemar memakan ulat ini cukup banyak, diantaranya burung beo, jalak putih, kacer, cucak biru, culik-culik, jalak bali, kenari, poksay, cucakrawa, murai daun, hwamei, murai batu, dan jenis burung pemakan serangga lainnya. Selain burung, adapun hewan peliharaan lain yang gemar memakan ulat hongkong sebagi sumber nutrisi yaitu ikan hias, udang, dan lobster. Makanan ini dipercaya dapat mempercepat pertumbuhan serta memberikan daya tahan tubuh yang lebih baik. 

Dari tulisan diatas dapat disimpulkan bahwa kandungan dari jenis hewan semut jepang baik untuk kesehatan dan zat zat yang terkandung didalamnya memang dibutuhkan oleh tubuh.
Dan dari yang telah rutin mengkonsumsinya pun, termasuk ibu saya sendiri, tidak ada efek samping. Ibu saya penderita diabetes, dan teman yang saya ceritakan diatas penderita komplikasi beberapa penyakit. Begitu juga dari pembeli yang telah rutin meminumnya perkembangan kesehatannya juga mengembirakan.
Beberapa perbedaan memperjelas bahwa semut jepang bukanlah ulat hongkong, dan bukan juga semut, dan bukan juga polyergus samurai.
Tetapi marga atau genusnya sama dengan ulat hongkong. 
.


Acuan saya saat ini adalah kandungan dari semut jepang ini lebih bersahabat dengan tubuh manusia, dan ada juga dokter yang memberikan obat ini pada pasiennya. Seperti juga undur undur yang terkadang di berikan oleh dokter berupa kapsul pada pasiennya.
Dan obat yang belum benar benar 100% ada riset ilmiahnya adalah masuk kategori jamu, begitu kata sepupu saya. :D.

Jamu alami lebih bersahabat dengan tubuh. Jadi jangan ragu lagi mengkonsumsinya. dan pastikan yang dikonsumsi adalah yang dikenal sebagai semut jepang, bukan ulat hongkong.

Saya pribadi tidak keberatan hewan ini dipanggil semut jepang, karena apapun panggilannya lebih utama bagi saya adalah khasiat dan manfaatnya serta keamanannya untuk tubuh.

Wassalamualaikum.
Jika anda ingin menghubungi kami secara langsung anda dapat sms atau call kami di :

083 847 283 177 atau 085 236 902 982

PIN BB 7EAF75CB

LINE id: yo_cee

link page kami di fb : https://www.facebook.com/JualSemutJepang

Teriring do'a dari kami bagi Anda atau keluarga Anda kepada Allah SWT.,  Semoga  diberikan kesembuhan dari segala penyakit, dan selalu dalam lindungan dan kasih sayangNya.   Aamiin.


sumber : http://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-AHYY201007003.htm
http://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-HNLG200501020.htm
http://en.cnki.com.cn/Article_en/CJFDTOTAL-KCZS199805015.htm
http://www.answers.com/Q/What_is_hepatic_microsomal_enzyme_induction
http://www.cnki.com.cn/Article/CJFDTOTAL-AHFS2013Z1010.htm
http://azirock74.blogspot.com/2011/10/penternakan-kecil-kecilan.html
http://utuhpaloi.com/2012/04/08/fenomena-bubuk-jawa/
http://bayer-anbas.blogspot.com/2013/01/ulat-hongkong.html
http://triantjogja3.blogspot.com/2012/12/ciri-ciri-khusus-semut.html

6 comments: